Senin, 01 Oktober 2012

WEDANG UWUH


wedang adalah kata dalam bahasa Jawa yang berarti minuman, sedangkan uwuh berarti sampah. Minuman ini dinamakan demikian karena bahan-bahan yang berupa dedaunan mirip dengan sampah. Wedang uwuh disajikan panas atau hangat memiliki rasa manis dan pedas dengan warna merah cerah dan aroma harum. Minuman ini banyak dijual di kawasan makam raja atau lebih di knl dengan pemakaman imogiri. Rasa pedas karena bahan jahe, sedangkan warna merah karena adanya secang.

Wedang uwuh memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan karena kandungan bahan-bahannya. Semua bahan-baan dalam wedang uwuh biasa digunakan dalam pengobatan herbal.jahe dipercaya dapat menurunkan kolesterol, serta memperlancar aliran darah. kayu manis mengandung banyak anti oksidan. Serutan kayu manis dan cengkih, adalah herba yang bersifat hangat, juga bisa memberikan aroma sekaligus sensasi rasa yang unik.

Daun pala yang mengandung saponin, polifenol, dan flavonoid bermanfaat untuk menghilangkan nyeri, meredakan perut mulas karena masuk angin, melancarkan sirkulasi darah, dan mengatasi gangguan pada lambung. Komponen penting lain dalam wedang uwuh adalah secang. Herba yang biasa disebut kayu secang (Caesalpinia sappan) ini telah lama dikenal sebagai bahan ramuan untuk mengobati berbagai penyakit, seperti sifilis, batuk darah, dan radang. Jadi minuman ini bisa dikatakan minuman kesehatan selain itu terbuat dari bahan-bahan alami.

Sikap generasi muda dalam melestarikan Bahasa Indonesia


BAGAIMANA SIKAP GENERASI MUDA SAAT INI DALAM MELESTARIKAN BAHASA INDONESIA


Bicara tentang geneasi muda saat ini tentang cara menggunakan bahasa,jarang yang menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari. Mereka,khususnya kaum muda hanya menggunakan bahasa Indonesia dalam momen penting atau formal saja. Dalam keseharian mereka menggunakan bahasa ‘gaul’ ataupun bahasa daerah.

Saya juga jarang menemukan kaum muda menggunakan bahasa Indonesia untuk berkomunikasi sehari-hari kecuali berbicara kepada yang lebih tua, itupun mereka yang mengerti etika. Sementara kaum muda yang berada di daerah pedesaan mereka jarang sekali menggunakan bahasa Indonesia untuk berkomunikasi, lebih sering menggunakan bahasa daerahnya masing-masing. Memeng diliat dari sisi kebudayaan itu bagus tapi bahasa Indonesia juga merupkan budaya bangsa Indonesia yang menjadi salah satu ciri Negara Indonesia.

Jadi tidak ada salahnya jika para generasi muda menggunakan Bahasa Indonesia untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Akan lebih bagus lagi jika diimbangi dengan menggunkan bahasa daerahnya masing-masing untuk melestarikannya. Tentunya dengan konteks yang baik dan benar.

Kamis, 05 April 2012




C.   KESEIMBANGAN  PASAR


Pada suatu macam barang dikatakan berada dalam keseimbangan (equilibrium) apabila jumlah barang yang diminta di pasar tersebut sama dengan jumlah barang yang ditawarkan. Secara matematik dan grafik hal ini ditunjukkan oleh kesamaan Qd = Qs, yakni pada perpotongan kurva permintaan dengan kurva penawaran.

Qs
Qd
Q
Qe
0
E
Pe
P
 













Gambar 2.4. Keseimbangan Pasar


Pada posisi keseimbangan pasar ini tercipta harga keseimbangan (equilibrium price) dan jumlah keseimbangan (equilibrium quantity).
Keseimbangan pasar
Qd = Qs

Keterangan:
Qd  : jumlah permintaan
Qs  : jumlah penawaran
E   : titik keseimbangan
Pe  : Harga keseimbangan
Qe  : jumlah keseimbangan




Analisis Keseimbangan Pasar

Persamaan penawaran:
Qsx = 10.000 + 250 Px
Persamaan permintaan:
QDx = 200.000 – 750 Px


Pengaruh bukan harga terhadap penawaran

  1. Harga Barang Lain
Barang-barang pengganti (subtitusi) atau barang pelengkap (komplementer), salah satu diantaranya naik akan mempengaruhi jumlah yang ditawarkan.
o   Buku tulis impor naik, buku produk lokal akan banyak ditawarkan
o   Harga kopi naik, teh banyak ditawarkan

  1. Biaya Produksi
Biaya produksi mempengaruhi harga pokok penjualan dan menentukan keuntungan usaha, apabila keuntungan tidak menarik lagi, produksi akan diturunkan, berarti penawaran akan turun.

  1. Tujuan Perusahaan
Tujuan yang berbeda menimbulkan efek yang berbeda terhadap jumlah produksi dan akan mempengaruhi penawaran suatu barang karena tujuan perusahaan berubah.

  1. Tingkat Teknologi
Dalam hubungannya dengan penawaran suatu barang teknologi menimbulkan efek, jumlah produksi lebih cepat dan biaya produksi rendah, hal ini akan merubah jumlah barang yang ditawarkan.

Jadi dari semua yang telah di jelaskan di atas adalah bukan harga barang sebenarnya. Tetapi saling berpengaruh satu sama lain. Unruk itu harga semua barang hapir bersangkutan. Terutama harga bahan pokok,jika harga bahan pokok naik it akan berpengaruh besar terhadap harga lainnya yang menyebabakan permintaan dan penawaran menjadi berubah.
 









C.   PENAWARAN

Dalam hukum penawaran berbunyi:

"Apabila terdapat perubahan harga naik dengan asumsi semua variabel lainnya konstan, maka mengakibatkan jumlah yang ditawarkan akan bertambah. Demikian pula sebaliknya, apabila terdapat perubahan harga turun dengan asumsi semua variabel lainnya konstan, maka mengakibatkan jumlah yang ditawarkan akan berkurang".


Di dalam ekonomi ini disebut sebagai hukum penawaran, yaitu terdapat korelasi positif antara jumlah penawaran suatu produk dengan harganya. Jika hal ini digambarkan, maka akan diperoleh suatu kurva penawaran yang dimulai dari kiri bawah ke kanan atas (gambar 2.3). Kurva penawaran menunjukkan jumlah penawaran atas suatu produk pada berbagai tingkat harga, sementara faktor-faktor lain dianggap tetap.

       P
 S
 









                                0                                                                      Q

Gambar 2.3. Pergerakan Sepanjang Kurva Penawaran


Penawaran adalah salah satu kekuatan yang menentukan keseimbangan pasar. Penawaran pasar atas suatu produk menunjukkan total penawaran seluruh produsen yang ada di pasar, yang ditentukan oleh harga produk itu sendiri, harga produk lain, biaya produksi, teknologi, kebijakan pernerintah, besar pajak dan subsidi dan lain-lain. Jika faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran berubah, maka hal ini berpengaruh juga terhadap kurva penawarannya. Dalam hal ini harus dibedakan antara pergerakan sepanjang kurva penawaran dengan pergeseran seluruh kurva penawaran.

Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran, yaitu:
  1. Harga barang itu sendiri
  2. Harga barang lain
  3. Biaya produksi
  4. Tujuan operasi perusahaan
  5. Tingkat teknologi yang digunakan
Selain faktor "Harga Barang Itu sendiri" faktor yang lain dikategorikan sebagai faktor "Bukan Harga" yang mempengaruhi penawaran